Coba-coba menjawab pertanyaan Dhona di shoutbox, begini ceritanya. hehe, mau buka rahasia dulu deh. Sebetulnya aku ga punya kebon waktu itu. Yang ada halamannya tembok semua. Jadi semuanya ditanem dalam pot. Berdasarkan ilmu yg didapet dari tukang bunga, tanah yg digunakan adalah tanah biasa, humus, dan pupuk kandang (kotoran domba) dgn perbandingan 1:1:1. Pohon mawar harus kena sinar matahari langsung, kena hujan juga ga papa. emang aslinya kan tanaman liar tho… Jangan lupa setiap bulan diberi pupuk organik. Satu lagi, pastikan tanah bersih dan tidak mengandung cacing. Dapet ilmu lagi dari tukang bunga yang lain, katanya kalau ada cacing di pot, yang ada tanaman malah mati, karena akarnya digerogoti makhluk menggelikan ini. bahkan jadi sarangnya… Jangan lupa juga untuk menyirami tiap hari ya… Satuuu lagi… jika bunganya sudah layu, segera potong tangkai bunga pada pangkalnya. Dari situ nanti banyak keluar tunas-tunas baru.
Begitu deh kira-kira yang kulakukan dulu. Hasilnya mawarku selalu berbunga sepanjang musim…. Kurang lebihnya tulung ditambahin or dikoreksi sama yang lebih paham tentang perkebunan… hehehe…
by : Ine Sena
Hidden Valley, Papua